Data Dari Dinkes Pemkab Blitar Mencatat Di Bawah Umur 10 Tahun Yang Terkena

Data Dari Dinkes Pemkab Blitar Mencatat Di Bawah Umur 10 Tahun Yang Terkena – Sejumlah lima anak di Kabupaten Blitar wafat di serang Demam Berdarah Dengue (DBD). Angka itu berlangsung sejak mulai Januari sampai hingga 26 Juli tahun 2018.

Data dari Dinkes Pemkab Blitar mencatat, mereka yg wafat berumur 3, 8, 10 serta dua anak berumur 4 tahun.

” DBD sepanjang enam bulan di tahun 2018 ini ada 183 perkara. Yg wafat lima anak, gara-gara terlambat memperoleh perlakuan medis, ” kata Kabid Mencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Krisna Yekti dijumpai di kantornya, Kamis (26/7/2018).

Ke-5 anak itu datang dari Kecamatan Selopuro sejumlah dua anak, Kademangan ada dua anak. Serta Kecamatan Gandusari ada satu anak.

Krisna menilainya, perlakuan medis yg terlambat gara-gara beragam factor. Salah satunya skema pelana kuda yg berlangsung di pasien DBD sukar didiagnosa. Hingga sejumlah besar warga terlambat memeriksakan-dirinya ke layanan kesehatan.

” Lima anak yg wafat ini kondisinya masuk face shock serta kritis, ” jelasnya. Data yg disatukan, banyaknya perkara demam berdarah di Kabupaten Blitar alami penambahan di tahun ini. Awal kalinya di tahun 2017, ada 153 perkara DBD. Sepanjang 1 tahun itu tertulis ada 7 perkara kematian.

” Sesungguhnya populasi nyamuk Aedes Aegypti berkembang banyak kala musim penghujan. Itu berlangsung sejak mulai awal Januari. Serta kita alami musim kemarau belumlah ada dua bulan. Jadi seharusnya lebih dijaga skema kebersihan lingkungan, tanpa tunggu musim hujan, ” katanya.