Dukun Ini Tega Mencabuli Anak Tirinya Hingga 1 Tahun

Dukun Ini Tega Mencabuli Anak Tirinya Hingga 1 Tahun – Bejat perbuatan yg dilaksanakan AD (56). Pria yg mengakui menjadi dukun serta tokoh warga itu tega menyetubuhi anak tirinya. Perbuatan ini dilaksanakan di tempat tinggalnya di Kedung Waringin, Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Peristiwa itu tersingkap kala anak korban melapor ke ibu kandungnya. Lantas ibu kandungnya memberikan laporan ke Polresta Depok. Sesudah itu pemeran lantas diamankan dari tempat tinggalnya.

Kanit PPA Polresta Depok Ipda Tamar mengemukakan, pemeran diamankan tanpa adanya perlawanan. Dia lantas mengaku perbuatan itu. Pria yg udah berusia itu lantas cuma tertunduk kala digiring ke kantor polisi.

” Anggota kita beroleh laporan dari warga terdapatnya pemeran pencabulan lalu pemeran kita bawa ke Polresta Depok, ” ujarnya di Depok, Selasa (26/6/2018).

Didapati kalau perbuatan itu dikira udah berjalan sejak mulai 1 tahun waktu lalu. Akan tetapi korban kala ini tdk berani melapor. Dikarenakan udah beberapa kali dilaksanakan selanjutnya korban membulatkan niat melapor pada ibu kandungnya.

” Pernyataan korban udah empat kali disetubuhi oleh papa tirinya. Udah sejak mulai 1 tahun waktu lalu. Korban juga kerapkali dilecehkan oleh pemeran. Pengakuannya udah beberapa puluh kali dilecehkan, ” tukasnya.

Korban ialah SD (17) yg kala ini masihlah sekolah. Awalannya korban masihlah bersekolah akan tetapi waktu ini memastikan tidak untuk sekolah kembali. Perbuatan bejat ini dilaksanakan pemeran kala dia cuma bersama-sama anak tirinya.

” Dilaksanakan kala istrinya lagi tengah bekerja jadi asisten rumah tangga, ” katanya.

Awalannya korban pernah diimingi dapat dilengkapi pengetahuan kebal oleh papa tirinya. Dikarenakan papa tirinya ialah seseorang dukun yg dapat sebagai obat banyak orang-orang.

” Pernah diimingi seperti ini serta korban tertarik hingga berjalan perbuatan demikianlah, ” ujarnya.

Atas tingkah lakunya, pemeran lantas diamankan di Polresta Depok. Dia dijerat Klausal 81 UU RI No. 35 Th. 2014 mengenai Perlindungan Anak. Pemeran diancaman pidana di atas 10 th..

” Apakaha ada korban beda ataulah bukan masihlah kami dalami kembali, ” ucapnya.

Disamping itu, SD mengakui menyesali tingkah lakunya. Dia lantas gak menjawab banyak kala di tanya. ” Iya nyesal, ” ujarnya singkat.