Home / berita umum / Gadis Pujaan Pria Tahanan Polres Nganjuk Rela Menikah di Kantor Polisi

Gadis Pujaan Pria Tahanan Polres Nganjuk Rela Menikah di Kantor Polisi

Gadis Pujaan Pria Tahanan Polres Nganjuk Rela Menikah di Kantor Polisi – Jeruji besi tidak jadi pencegah cinta pasangan sejati ini. Guntur Agung Satria (21) menikah dengan kesayangan hatinya meskipun ia berstatus tahanan.

Gadis kesayangan hatinya Masrifatus Malvin Romadhoni (22) lantas ikhlas. Di ikhlas meskipun menikah di kantor polisi. Guntur sendiri ialah tahanan Sat Terus Polres Nganjuk atas perkara kecelakaan yg memicu korban wafat.

Guntur, sang pengantin pria lantas amat suka meskipun menikah di kantor polisi. ” Sudah lama sudah ide menikah ini hari serta tak menduga menikah di polres lantaran perkara kecelakaan itu. Alhamdulillah terima kasih terhadap Kapolres Nganjuk serta jajarannya atas surprise ini, ” tutur Guntur terhadap wartawan di kursi pelaminan aula polres Nganjuk.

Perihal seirama ikut diutarakan oleh mempelai wanita yg keluarganya udah pesan beberapa peralatan pesta pernikahan biasanya. ” Udah persiapan pesan tenda pesan undangan ke percetakan tetapi kami batalkan, ” tutur mempelai wanita Masrifatus.

Disamping itu Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta dalam sambutannya menuturkan Polres Nganjuk ingin menyuport serta berikan service terpilih terhadap siapa-siapa saja melalui pernikahan kendati ikut serta perkara serta udah merencanakan menikah.

Dewa mengimbuhkan semua cost pernikahan Guntur serta Masrifatus dijamin oleh Polres Nganjuk. Dekorasi pelaminan catering dan rias temanten serta gedung pihak ke-2 mempelai tak diambil cost atau gratis.

Didapati Guntur dipakai kasus 310 ayat 4 terancam hukuman enam tahun penjara ikut serta perkara kecelakaan. Kecelakaan itu berlangsung pada 3 Desember 2018 yg memicu wafat.

Korban wafat yaitu Sudarti (70) masyarakat Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Nganjuk. Korban kala naik sepeda angin tertabrak oleh Guntur kala mengendarai Honda BeAT bernopol AG 3540 JN di muka mapolsek Prambon.

Pernikahan ini pun didatangi oleh pimpinan forkopimda Kabupaten Nganjuk. Selesai akad nikah ke-2 mempelai diarak ketujuan pelaminan aula polres dengan berjalan kaki. Taburan bunga melati serta mawar kelihatan menghiasi ke-2 mempelai.

Selesai upacara serta pemberian perkataan selamat di panggung pelaminan ke-2 mempelai dibawa untuk berjoget Morena serta melempar bunga pengantin sebagai rebutan anggota polisi yg tetap lajang. Rebutan dengan keinginan anggota polisi yg lajang dapat tertular selekasnya menikah.

Selesai acara ke-2 mempelai itu mesti berpisah lantaran sang pengantin pria kembali masuk area tahanan. Pengantin wanita pulang tanpa adanya malam pertama serta bulan madu seperti pengantin baru.

About admin

Agen Judi