Home / Uncategorized / Jokowi Akan Mudahkan Pemecatan PNS Yang Bermasalah

Jokowi Akan Mudahkan Pemecatan PNS Yang Bermasalah

Jokowi Akan Mudahkan Pemecatan PNS Yang Bermasalah – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi mengusulkan pada Presiden Joko Widodo supaya pemecatan pada pegawai negara sipil dipermudah.

Hal semacam ini di sampaikan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata waktu berjumpa Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (5/5/2017).

” Kami lihat buat menumbuhkan integritas didalam aparatur sipil negara atau PNS, saya mengusulkan supaya pemberhentian atau pemecatan PNS itu dipermudah saat jalankan permasalahan integritas, ” kata Alex selesai pertemuan tertutup dengan Jokowi.

Alex menyampaikan, sampai kini banyak PNS terasa asal masuk serta pulang pas saat, jadi bakal aman hingga pensiun.

Walau sebenarnya, terdapat beberapa penyimpangan yg dikerjakan tidak mematuhi prinsip integritas seperti titip tidak hadir serta tak bekerja sesuai sama pekerjaan, pokok, serta manfaatnya.

” Sangat banyak penyimpangan-penyimpangan yg tidak mematuhi prinsip adat integritas itu yg sanksinya tak tegas. Kami mengusulkan ada ketentuan atau ada ketetapan yg memudahkan pemberhentian PNS itu, ” ucap Alex.

Misalnya, lanjut Alex, pemberhentian dapat dikerjakan segera oleh semasing lembaga tempat PNS bekerja.

” Ini dapat dapat jadi evaluasi untuk aparat sipil negara supaya dia juga bekerja dengan benar, profesional gitu, ” tuturnya.

Alex memberikan, tiap-tiap penyimpangan yg dikerjakan oleh aparatur negara tak mesti diolah lewat ranah pidana. Selain saat yg lama, biayanya akan begitu besar.

” Kami lebih mendorong hukuman administratif. Seperti, berwujud denda serta mungkin saja dengan pemberhentian bila itu telah kelewatan, atau mungkin dengan pencopotan dari jabatan. Itu yg kami usulkan, ” ucapnya.

Selain Alex, ada tiga pimpinan KPK yang lain yaitu, Agus Rahardjo, Basaria Pandjaitan, Saut Situmorang.

Sesaat Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno serta Staf Spesial Presiden bagian Komunikasi yg juga bekas pimpinan KPK Johan Budi.

About admin

Agen Judi