Home / berita umum / Kemendes PDTT Akan Dampingi Terhadap Desa Yang Sulit Dalam Perencanaan Hingga Pelaporan

Kemendes PDTT Akan Dampingi Terhadap Desa Yang Sulit Dalam Perencanaan Hingga Pelaporan

Kemendes PDTT Akan Dampingi Terhadap Desa Yang Sulit Dalam Perencanaan Hingga Pelaporan – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Ketinggal serta Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengerjakan pendampingan tambahan pada desa yg alami ada masalah pada proses rencana sampai laporan. Karenanya laporan dana desa yg ikuti metode akuntansi pemerintahan tetap berubah menjadi masalah untuk beberapa kades.

” Dana desa sumber dananya dari APBN (Budget Penerimaan serta Berbelanja Negara) hingga skema pertanggungjawabannya tetap memanfaatkan metode akutansi pemerintah. Kita mau laporan dana desa sesederhana mungkin. Presiden udah menyuruh Kementerian Keuangan buat membuat skema laporan dana desa biar lebih simple, ” kata Inspektur Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Ketinggal, serta Transmigrasi (Kemendes PDTT) Anwar Husein dalam Pemasyarakatan Pemanfaatan serta Pengawasan Dana Desa di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, Rabu (13/3) .

Anwar mengemukakan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Ketinggal, serta Transmigrasi (Kemendes PDTT) berbarengan Satgas dana desa udah mengerjakan audit serta monitoring pada beberapa ratus desa dengan metode sembarang contoh. Audit serta monitoring itu memiliki tujuan buat paham permasalahan-permasalahan berkenaan dana desa.

” Di Propinsi Bengkulu menurut statistik yg kami punyai tetap cukuplah lemah, karenanya kita melakukan pemasyarakatan dana desa di Bengkulu. Awal kalinya kita lakukan di Jakarta serta Sulawesi Selatan, ” pungkasnya.

Anwar mengemukakan, hal terpenting sebagai sumber masalah dana desa merupakan kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) , kebijakan, dan minimnya kursus serta pendampingan. Tidak hanya itu ikut terdapat banyak kades yg tetap berpendidikan sekolah menengah ke bawah.

” Satu diantaranya hal terpenting yg sebabkan soal dana desa merupakan SDM (Sumber Daya Manusia) . Rata-rata kades berpendidikan menengah ke bawah. Sesaat mereka didesak mengatur kucuran dana desa. Buat kades dikasihkan kursus serta Pendampingan layak, ” pungkasnya.

Seterusnya Anwar memberikan kalau keseluruhan dana desa yg dialirkan sejak mulai tahun 2015-2019 sebesar Rp257 Triliun ialah sebesar Rp20, 67 triliun pada tahun 2015, Rp46, 89 triliun di tahun 2016, Rp60 triliun di Tahun 2017, Rp60 triliun di tahun 2018, serta Rp70 Triliun di tahun 2019. Tahun 2015-2018 dana desa didahulukan buat pembangunan infrastruktur, dan tahun 2019 didahulukan buat peningkatan ekonomi serta pemberdayaan warga desa.

” Banyaknya dana desa Rp257 Triliun merupakan budget yg begitu besar. Penyerapan senantiasa bertambah. Tahun ini saja penyerapan dana desa capai 99 prosen. Ini bukti kades bisa menjalankan dana desa, ” pungkasnya.

About admin

Agen Judi