Melakukan Pungli, 2 Anggota Serikat Pekerja Di Siak Ditangkap

Melakukan Pungli, 2 Anggota Serikat Pekerja Di Siak Ditangkap – Personel Kepolisian Bagian Tualang menangkap dua anggota Serikat Pekerja (SPTI-SPSI) bernama Hamdan Sinaga serta Rianto. Keduanya ditemui laksanakan pungutan liar kepada sopir truk yg melintas di Simpang jalan Sungai Naga, Desa Pinang Sebatang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau.

” Ke dua pemeran tertangkap tangan lagi tengah laksanakan pungli kepada banyak sopir truk yg bermuatan bermacam ragam barang, di Simpang Jalan Sungai Naga itu, ” kata Kapolres Siak AKBP Ahmad David terhadap merdeka. com, Minggu (13/5) .

Hamdan serta Rianto sebagai warga Pinang Sebatang ini acapkali memintai duit dari banyak sopir seperti partikelir tanpa ada pekerjaan. Lantaran tiada henti dipungli, banyak sopir mengeluh duit mereka banyak habis, lantas kabar itu hingga ke polisi.

” Penangkapan berasal dari kabar warga yg resah atas perbuatan banyak pemeran. Sangat beroleh laporan, segera laksanakan penyelidikan. Sehabis di area, petugas menyaksikan Hamdan lagi tengah memohon duit dari sopir truk yg melalui, ” kata David.

Terhadap polisi, Hamdan mengakui duit hasil setoran itu akan diserahkan terhadap Rianto, bertindak sebagai Wakil Ketua SPTI. Hamdan memungut duit dari sopir kendaraan bermuatan barang yg masuk ke arah PT Indah Cara tanpa ada paksaan serta tanpa ada karcis apa pun.

” Itu tdk ada keputusan pungut memungut duit, maka perbuatan itu menjadi tindak pidana, ” kata David.

Dari info Hamdan, lantas polisi laksanakan pengecekan kepada Rianto yg terima setoran duit. Kala diinterogasi, Rianto mengakui udah terima setoran sepanjang 1bulan terakhir.

” Lantas duit setoran hasil pungutan liar itu disetorkan kembali terhadap Sadam menjadi bendahara dari SPTISPSI utk jadikan menjadi duit kas persatuan mereka, itu perbuatan ilegal, ” tegas David.

Sekarang, ke dua pemeran serta barang untuk bukti lantas diamankan di Mapolsek Tualang utk pengecekan seterusnya.

” Ke dua pemeran ditahan utk sistem hukum kelanjutan, barang untuk bukti beberapa duit juga kita sita, ” pungkas David.