Home / berita umum / Nyambi Edarkan Ganja dan Sabu, Pemandu Wisata di Bali Dibekuk Polisi

Nyambi Edarkan Ganja dan Sabu, Pemandu Wisata di Bali Dibekuk Polisi

Nyambi Edarkan Ganja dan Sabu, Pemandu Wisata di Bali Dibekuk Polisi – Seseorang pemandu wisata (guide) di Bali, Agus Rohim (38) diringkus team Satresnarkoba Polresta Denpasar, Bali sebab nyambi menjadi pengedar ganja serta sabu. Dari penangkapan aktor diketemukan ganja seberat lebih dari 6 kg.

“Pada 4 September 2018 jam 00.30 WITa jika info itu benar Abdul Rohim ini sudah melakukan transaksi narkoba tersebut di Jl Imam Bonjol, Denpasar. Sabu-sabu 8 paket sabu yang dibawa yang berkaitan serta 1 linting ganja yang berada di tubuhnya,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo waktu launching di Polresta Denpasar, Bali, Jumat (14/9/2018).

Hadi memberikan hasil dari peningkatan di 2 kos-kosan terduga di Jl Tegeh Sari, Kuta diketemukan narkotika yang lain. Yaitu beberapa puluh paket ganja seberat 6 kg yang disimpan didalam kulkas.

“Di kos-kosannya di Jl Tegeh Sari, Kuta, Badung dari pemeriksaan didapatkan barbuk 34 paket ganja seberat 6.345,48 gr. Jika kita datakan ada barang itu kita dapat selamatkan 3.172 orang, jika dihitung per gr perorang,” tuturnya.

Dari info terduga didapati barang haram itu didapat dari suplier yang bernama Tengku di Aceh. Barang itu di kirim dari Aceh ke Bali lewat darat dengan diberikan bus serta dikemas dengan plastik yang dilapis lakban.

“Barang itu didapatkan atas nama Tengku posisinya di Aceh. Lewat HP, lalu di kirim lewat darat bus, lalu di terima di daerah Imam Bonjol paketnya lalu dia bawa serta ke kos-kosannya. Dipecah serta yang berkaitan hampir 4 bulan telah lakukan pekerjaan itu (pengedar narkoba) serta baru kesempatan ini punyai urusan dengan polisi,” kata Hadi.

Gagasannya barang itu akan disebarkan di lokasi Bali. Terduga Abdul mengakui beli ganja itu seharga Rp 20 juta.

“Jika diuangkan keseluruhan Rp 20 juta semua. Kenal Tengku cocok di Aceh, jika saya asli Medan,” tutur Abdul.

Abdul menyebutkan gagasannya ganja itu akan dia jual per paket seharga Rp 500 ribu.

“Kerjanya guide. Per paket harga nya gagasan yang kecil Rp 500 ribu. Sabu buat saya mengkonsumsi sendiri,” saya Abdul.

Atas tindakannya, Abdul dijaring dengan masalah 111 serta 112 UU 35 tahun 2009 mengenai Narkotika. Abdul diancam hukuman optimal 20 tahun.

About admin

Agen Judi