Home / indonesia / Pemilih Di Pilkada DKI Putaran Kedua Bertambah 156 Ribu

Pemilih Di Pilkada DKI Putaran Kedua Bertambah 156 Ribu

Pemilih Di Pilkada DKI Putaran Kedua Bertambah 156 Ribu – Komisioner KPU DKI Jakarta Bagian Pemutakhiran Data Pemilih, Moch Sidik, menuturkan pemilih pada putaran ke dua Pilkada DKI Jakarta 2017 makin tambah lebih kurang 156. 000 ketimbang daftar pemilih terus (DPT) putaran pertama.

Hal semacam tersebut di ketahui sehabis daftar pemilih sesaat (DPS) diputuskan di KPU kabupaten/kota pada Minggu (19/3/2017) .

” Angka dari rekap tempo hari serta tadi malam, ada menambahkan pemilih ketimbang DPT putaran pertama itu jumlahnya 156. 000-an, ” papar Sidik, di Hotel Lumire, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017) .

(BACA : Pemilih yang Belum Tercatat dalam DPS Cukup Bawa Foto-copy KTP serta KK)

Sidik menuturkan, menambahkan jumlah pemilih paling besar berjalan di Jakarta Timur, ialah lebih kurang 36. 000 serta di Jakarta Barat lebih kurang 34. 000 pemilih. Sesaat penambahan di Kepulauan Seribu paling sedikit, lebih kurang 300 orang.

Detil jumlah penambahan pemilih bakal di ketahui selagi KPU DKI Jakarta melaksanakan rekapitulasi DPS pada Selasa (21/3/2017) .

Sidik menuturkan, jumlah itu masihlah bakal makin tambah sebelum saat DPT putaran ke dua diputuskan pada 4-6 April 2017. Sebab, masihlah ada data pemilih di rutan serta lapas yang belum masuk dalam DPS.

” Data lapas belum masuk segala dikarenakan lagi diverifikasi, ” kata Sidik.

Dari data yang diserahkan pengelola rutan serta lapas, ada lebih kurang 11. 000 tahanan yang sebagai warga DKI Jakarta. Tapi, data itu mesti di pastikan apakah tahanan itu benar warga DKI Jakarta.

KPU DKI memohon Dinas Kependudukan serta Catatan Sipil melihat ulang No Induk Kependudukan (NIK) mereka. Meskipun penambahan jumlah pemilih cukup banyak, tapi TPS yang makin tambah cuma lebih kurang sembilan.

Rinciannya, empat TPS di Jakarta Timur, dua TPS di Jakarta Pusat, dua TPS di Jakarta Barat, serta satu TPS di Jakarta Selatan. Sesaat pemilih penambahan yang lain disebar di TPS-TPS yang udah ada, sesuai sama alamat KTP mereka.

” Seandainya di suatu apartemen melebihi 800, pengen tak pengen, perlu itu (jadi TPS) . Tapi seandainya penambahannya di luar apartemen, di satu kelurahan, itu dapat disebar ke TPS lebih kurang, ” ucap Sidik.

About admin

Agen Judi