Perkosa Gadis Secara Bergilir, 4 Remaja Di Jambi Diringkus Polisi

Perkosa Gadis Secara Bergilir, 4 Remaja Di Jambi Diringkus Polisi – IS, FP, ES serta OS, empat pemuda di Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangin, Jambi, tega memperkosa IS (18) warga Kabupaten Muaratara, Propinsi Sumsel dengan cara bergiliran di gubuk pinggir sawah Desa Lubuk Sepuh, Kecamatan Pelawan.

Dari data yg sukses dirangkum, menuturkan kalau pada hari Minggu 24 Juni 2018 sekira waktu 22. 00 WIB korban main ke tempat tinggal Sadi di Desa Lubuk Sepuh, lantas korban ajak Sadi ke tempat tinggal Boby di Desa Lubuk Buntak, Kecamatan Pelawan.

Lalu sekira waktu 23. 50 WIB ke-4 orang pemeran datang ke tempat tinggal Boby dengan memanfaatkan dua unit sepeda motor Suzuki Satria Fu serta Yamaha Mio dengan berboncengan, lantas diantara satu pemeran IS mengemukakan terhadap Boby serta Sadi “Aku pingin bawa IS, apabila tak ingin, pistol isi enam itu meledak, “.

Dikarenakan takut korban turut dengan ke-4 pemeran serta dipaksa naik sepeda motor Satria FU dengan berboncengan tiga.

Oleh empat pemeran, korban lantas dibawa ke Jembatan Desa Lubuk Sepuh sesudah itu korban dipaksa masuk pondok dekat sawah Desa Lubuk Sepuh serta diperkosa dengan cara bergantian.

Selesai menggilir korban di tinggal banyak pemeran dalam situasi tdk berdaya, korban yg tidak terima segera melapor ke Polres Sarolangun.

Sehabis terima laporan pada hari Senin (25/6/2018) waktu 05. 00 WIB, polisi lantas laksanakan penyelidikan serta diraih bukti diri diantara satu pemeran IS. Dari nyanyian IS petugas merasa bukti diri banyak pemeran yang lain.

Gak diperlukan lama ke tiga pemeran yang lain lantas di tangkap ditempat yg tidak serupa. Sehabis diinterogasi banyak pemeran mengaku tingkah lakunya. Banyak pemeran serta barang untuk bukti lantas diamankan di Polres Sarolangun utk sistem hukum.

” Benar-benar benar ada laporan tindak pidana pemerkosaan, serta anggota saat beroleh laporan segera bergerak serta empat pemeran bersama-sama barang untuk bukti kejahatan mereka, udah kita amankan, empat pemeran kita jerat Klausal 285 KUHP, terancam hukuman diatas lima th., ” tegas Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wiralaksana.