Home / berita umum / Polisi Tangkap Pria di Bojonegoro yang Racik dan Edarkan Obat Tanpa Izin

Polisi Tangkap Pria di Bojonegoro yang Racik dan Edarkan Obat Tanpa Izin

Polisi Tangkap Pria di Bojonegoro yang Racik dan Edarkan Obat Tanpa Izin – Bermodal pengalaman kerja di toko obat, pria ini nekat membuat obat sendiri serta mengedarkannya pada warga di pelosok desa. Saat ini dia mesti punya urusan dengan polisi lantaran dipandang melanggar hukum.

Pria dengan inisial AT (55) , masyarakat Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro dipandang melanggar hukum lantaran menghasilkan obat tiada izin dari farmasi atau Dinas Kesehatan. Sejauh ini dia menghasilkan obat-obatan tiada gunakan ukuran dosis.

Dengan bekal obat-obatan paten seperti super tetra, pil KB, CTM yang dibeli dari apotek, pemeran menjalankan laganya. AT mengolah serta memngemas kembali obat-obat itu jadi kapsul serta pil.

Sesudah diracik jadi kapsul, obat obat hasil bikinannya di bungkus plastik rentengan serta dikasih cap ‘Pil Dengkul’. Bersama dengan temannya yang berinisial MH (50) , masyarakat Desa Pekuwon, Kecamatan Sumberjo, obat-obat itu di pasarkan ke sejumlah desa di Tuban serta Bojonegoro.

” Pemeran AT ini ngakunya sempat kerja di toko obat, terus ia mengolah sendiri serta disebarkan bersama dengan temannya ini, ” kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli kala jumpa wartawan, Senin (11/2/2019) .

Kala dilaksanakan penangkapan di tempat tinggalnya, petugas sukses mengamnkan barang untuk bukti berwujud obat siap edar beberapa 4835 butir, serta beberapa puluh obat paten yang belum pula diracik oleh pemeran.

Pada polisi, pemeran mengakui jual obat-obat itu ke warung warung kecil serta pada pembeli langsung tiap-tiap hari. Tiap-tiap tabletnya obat racikan sendiri itu dipasarkan di harga Rp 5 ribu.

Dengan penangkapan pemeran, Kepolisian Bojonegoro mengharapkan, warga tdk simpel yakin dengan obat-obat racikan yang tdk jelas asal-usul serta profesi sang peracik.

” Yang pasti obat ini tdk ada dampaknya serta reaksinya untuk membuat sembuh sakit. Serta yang dipasarkan obat paten yang belum pula kedaluwarsa cuma diracik kembali tetapi tdk punyai ijin, ” pungkas Ary.

About admin

Agen Judi