Home / Uncategorized / Polres Boyolali Bekuk Pengedar Narkoba Dan 25 Paket Sabu

Polres Boyolali Bekuk Pengedar Narkoba Dan 25 Paket Sabu

Polres Boyolali Bekuk Pengedar Narkoba Dan 25 Paket Sabu – Unit Narkoba Polres Boyolali menangkap seseorang pengedar Narkoba, Efendi (36). Polisi sukses mengambil 25 paket kecil sabu. Dan 25 paket yang lain disadari oleh Efendi sudah laris terjual terhadap konsumennya.

Tanda untuk bukti yang diambil misalnya 25 gr sabu-sabu sejumlah lebih kurang Rp 75 juta, yang sudah dikemas dalam 25 plastik klip kecil. Tidak cuman itu juga diambil alat timbangan elektrik, alat hisap sabu atau bong, satu unit telephone genggam juga tiga butir pil inex.

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi, mengemukakan tersangka udah diintai petugas dikarenakan disangka jadi pengedar sabu-sabu di lokasi Boyolali. Tidak cuman itu petugas juga mendapatkan kabar bahwa dirumah tersangka kerapkali difungsikan buat pesta serta transaksi narkoba.

Nyatanya kabar itu valid. Tersangka sukses di tangkap petugas di tempat tinggalnya di Dukuh Bantengan, Desa Bantengan, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Sabtu (22/7) saat lalu. Dari penggeledahan dirumah tersangka, sukses disira beberapa tanda untuk bukti itu.

” Tangkapan (persoalan narkoba) ini yang paling banyak barang buktinya buat waktu ini, jumlah 25 gr sabu-sabu, ” kata Aries, Senin (24/7/2017).

Dari hasil penyelidikan, tersangka beroleh barang haram itu dari Semarang. Saat ini, petugas masih tetap melaksanakan pengembangan buat membeberkan jaringan yang memasok sabu terhadap tersangka.

Dalam mengedarkan sabu-sabu, tersangka tdk bersua segera dengan pembelinya. Transaksi dijalankan lewat telephone genggam, selanjutnya barang di tempatkan ditempat spesifik yang udah di setujui.

Tersangka dijerat Pasal 114, Pasal 112 Undang-undang nomer 35 th. 2009 terkait Narkotika. Ancaman hukumannya dapat hingga hukuman mati, dikarenakan tanda untuk bukti yang diketemukan lebih dari 5 gr.

” Ada pemberatan dikarenakan barang buktinya lebih dari 5 gr, ” tambah Kasat Narkoba Polres Boyolali, AKP Erwin Darminta.

Disamping itu tersangka Efendi mengakui sabu itu didapat dari seseorang temannya yang dia sebut bos, jadi yang memiliki narkoba. Pada awalnya sabu yang di terima seberat 50 gr. Tapi dia menyanggah jadi pengedar narkoba.

” Saya cuma disuruh menaruh barang ditempat spesifik. Saya tidak jelas harga nya berapakah, yang melaksanakan transaksi bos saya. Pembelinya siapa, saya tidak jelas. Tiap-tiap menaruh barang (sabu-sabu di area spesifik yang di setujui), saya mendapatkan imbalan Rp 30 ribu, ” kata Efendi.

About admin

Agen Judi