Prosesi Tabur Bunga Di Iringi Isak Tangis Keluarga Korban KM Cahaya Bangun

Prosesi Tabur Bunga Di Iringi Isak Tangis Keluarga Korban KM Cahaya Bangun – Kondisi haru menyelimuti Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Keluarga korban tenggelamnya KM Cahaya Bangun mengerjakan acara doa berbarengan serta tabur bunga menjadi isyarat mengikhlaskan kepergian banyak korban utk selamanya.

” Lagi tengah berjalan acara tabur bunga serta doa berbarengan oleh keluarga banyak korban, ” kata Kepala Kantor SAR Medan juga sekaligus Koordinator Tim Pelacakan KM Cahaya Bangun, Budiawan

Pendeta memohon pihak keluarga mengikhlaskan banyak korban yg udah kembali lagi pangkuan Sang Khalik. Isak tangis keluarga lantas pecah kala prosesi tabur bunga dilakukan ditepi Danau Toba.

Seseorang ibu kelihatan menangis terbata-bata memanggil-manggil nama putranya. Dia lantas dipapah kerabatnya meninggalkan ruangan tabur bunga. Dan keluarga beda kelihatan berpelukan, sama sama kuatkan kedua-duanya.

Budiawan mengemukakan dalam acara ini bisa dilakukan system penempatan batu pertama monumen korban KM Cahaya Bangun. Beberapa nama korban dapat diukir di monumen itu utk kembali mengenang tragedi itu.

Ditambahkan Budiawan, hari itu jadi hari paling akhir operasi SAR nasional mencari korban KM Cahaya Bangun, yg terbenam pada Senin (18/6) waktu lalu. Ada 164 orang yg dinyatakan belum juga diketemukan.

” Hari itu operasi hari ke-16 kami terus laksanakan pelacakan di permukaan air, pemantauan, seandainya ada yg memberikan laporan informasi valid menyaksikan jasad korban, juga kita tindaklanjuti, ” pungkasnya.