Home / berita umum / Seorang Pemuda Di Banda Aceh Di Tangkap Polisi Karena Lakukan Pencabulan Pada Kakak Beradik

Seorang Pemuda Di Banda Aceh Di Tangkap Polisi Karena Lakukan Pencabulan Pada Kakak Beradik

Seorang Pemuda Di Banda Aceh Di Tangkap Polisi Karena Lakukan Pencabulan Pada Kakak Beradik – Seseorang pemuda berinisial RC (23) mesti punya urusan dengan Kepolisian, sehabis ketahuan laksanakan pencabulan kepada anak dibawah usia di Banda Aceh.

Pemeran bahkan juga tega mencabuli kakak beradik berkali kali sejak mulai Maret 2018 waktu lalu. Baru ketahuan atas laporan korban terhadap orang tuanya, Minggu (8/4) . Maka orang-tua korban memberikan laporan pemeran terhadap Satreskrim unit Perlindungan Wanita serta Anak (PPA) Polresta Banda Aceh, Senin (9/4) .

” Pemeran segera kita tangkap serta udah ditahan di Polresta, ” kata Kapolresta Banda Aceh AKBP Trisno Riyanto di Mapolresta Banda Aceh.

Korban menjadi kakak beradik masihlah berumur 9 serta 7 th.. peristiwanya berasal kala diantara satu korban lagi tengah tidur dalam kamar. Kala itu, pemeran masuk kamar korban serta laksanakan pencabulan. Kala itu, korban pernah melarang. Akan tetapi pemeran tetaplah laksanakan perbuatan itu.

Berselang beberapa waktu lantas, pemeran kembali laksanakan perbuatan yg sama. Kala itu korban lagi tengah nonton tv serta mendadak hampiri korban serta membawa ke kamar serta laksanakan perbuatan yg sama.

” Dan perbuatan yg ke tiga kala korban lagi tengah di dapur, pemeran juga laksanakan yg sama, ” ungkap Trisno.

Tidak hanya pemeran laksanakan pencabulan kepada korban. Pemeran juga mencabuli adik korban yg masihlah berumur 7 th.. kala itu, sang adik baru tuntas mandi serta pemeran mengelap korban dengan handuk sembari laksanakan pencabulan seperti dilaksanakan terhadap kakaknya sampai pemeran orgasme.

Berselang tiga hari lantas, pemeran kembali laksanakan perbuatan pencabulan kepada korban. Kala itu korban lagi tengah dalam kamar serta pemeran mengajak korban bermain. Kala tersebut pemeran memperlancarkan aksinya. Perbuatan tdk patut ini dilaksanakan berkali kali banyak 3 kali.

” Pemeran menjadi tetangga korban yg bekerja di bengkel, ” katanya.

Pemeran dijerat dengan Pasal 82 UU No 35 Th. 2014 perihal pergantian atas UU No 23 Th. 2002 perihal Perlindingan Anak dengan ancaman hukuman sekurang-kurangnya 5 th. serta maximum 15 th. penjara.

About admin

Agen Judi