Home / berita umum / TKN Optimistis Jokowi Unggul di Debat Pilpres 2019 Kedua

TKN Optimistis Jokowi Unggul di Debat Pilpres 2019 Kedua

TKN Optimistis Jokowi Unggul di Debat Pilpres 2019 Kedua – Team Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin optimis calon presiden mereka unggul di debat Pemilihan presiden 2019 ke-2. Mereka menunjukkan capaian kerja pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla saat 4 tahun paling akhir.

“Kapasitas pemerintahan Jokowi-JK 4 tahun paling akhir ini pantas diacungkan jempol, beberapa capaian dirasa langsung oleh penduduk dari mulai perolehan di bagian daya listrik contohnya, telah sampai 97,13% serta diinginkan sampai 100% di pemerintahan sekarang ini,” tutur Wakil Direktur Kampanye TKN, Daniel Johan pada wartawan, Minggu (17/2/2019).

Daniel menjelaskan pemerintah pun sudah menggantikan sumber-sumber minyak hingga pengendaliannya dikerjakan sendiri oleh BUMN Pertamina seperti Blok Mahakam. Ia meneruskan, divestasi Freeport sampai 51% belum pernah berlangsung awal mulanya.

Di bagian infrastruktur, lanjut Daniel, kapasitas beberapa menteri Jokowi siang malam selalu dikerjakan untuk penduduk. Ia bicara data-data pembangunan jalan.

“Pembangunan jalan selama 3.432 km., jalan tol selama 947 km., jembatan selama 39,8 km., pembangunan jalan jalan kereta api di Jawa serta luar Jawa, LRT serta MRT menjadi sisi untuk penambahan kualitas service transportasi penduduk supaya mobilitas makin gampang,” papar Daniel.

Diluar itu, Daniel membesarkan hati pembangunan infrastruktur pertanian di masa Jokowi. Ia memaparkan produksi-produksi beberapa komoditi.

Wakil Ketua Komisi IV DPR itu pun memerinci pembangunan beberapa bandara di masa Jokowi. Menurut dia, Jokowi membuat keringanan serta menguatkan konektivitas antarwilayah dengan pembangunan beberapa bandara baru.

“Pembangunan bandara baru sampai 2018 telah 10 bandara baru, perihal ini untuk menguatkan konektivitas antar-wilayah (negara kepulauan). Telah 19 pelabuhan yang dibuat, akhirnya berlangsung penambahan kemampuan pengangkutan barang dari mulanya (2014) cuma 16,7 juta TEUs/th pada tahun 2017 19,7 juta TEUs/th,” kata Daniel Johan.

Daniel Johan lalu menyoroti bidang pangan. Pemerintah, tuturnya, sudah kerja keras dalam mendesak inflasi di bagian pangan yang manakah perumpamaannya adalah harga-harga yang dapat dijangkau terpenting waktu hari raya. Meskipun begitu, Daniel menyebutkan pemerintah masih tetap miliki target-target setelah itu untuk diraih.

“Tujuan selanjutnya yang terpenting ialah dikerjakannya pembangunan infrastruktur jalan di desa-desa basis produksi serta penambahan penghasilan petani lewat hilirisasi, penguatan SDM serta tehnologi dalam pengendalian sumber daya alam oleh kemampuan industri dalam negeri, termasuk juga sawit menjadi kemampuan daya saat ini serta hari esok buat Indonesia serta dunia dimana Indonesia ialah kemampuan nomer 1 dunia,” kata ia.

“Kita harus juga tingkatkan daya saing produk dalam negeri hingga berharga tinggi, export produk yang dibuat bukan bahan baku akan tetapi barang jadi atau sekurang-kurangnya barang 1/2 jadi,” tuturnya.

About admin

Agen Judi