Trauma Gunung Merapi Warga Mengungsi

Trauma Gunung Merapi Warga Mengungsi – Warga Dusun Babadan 2, Desa Paten, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang mengungsi dengan mandiri akibatnya erupsi Gunung Merapi, Jumat (1/6/2018) malam. Sampai waktu ini, masihlah ada lebih kurang 4 Kepala Keluarga (12 jiwa) yg masihlah bertahan ditempat pengungsian, yaitu di balai desa setempat.

” Jumlah warga yg mengungsi waktu erupsi jam 22. 30 WIB menggapai 110 KK atau 370 jiwa. Tapi sekian, jam 00. 45 WIB, sebagian besar menentukan kembali lagi tempat tinggal semasing serta tersisa 4 KK (12 jiwa) , ” terang Kepala Tubuh Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edi Susanto, Sabtu (2/6/2018) .

Dia sebutkan, warga yg masihlah bertahan di balai desa mengakui masihlah takut serta trauma dengan penambahan kesibukan Gunung Merapi.

Ada pula yg bertahan dikarenakan situasi kesehatan mereka mengalami penurunan, selanjutnya takut/trauma. Selanjutnya mereka menentukan bertahan ditempat pengungsian sesaat, ” ungkap Edi.

Perihal dengan erupsi yg berlangsung Jumat malam jam 21. 00 WIB, lanjut Edi, ada banyak lokasi di Kabupaten Magelang yg terguyur hujan abu. Ialah di Kecamatan Sawangan (Desa Ketep serta Desa Banyuroto) , Kecamatan Pakis (Desa Pogalan) , serta Kecamatan Dukun (Desa Sengi) .

” Selama ini, BPBD udah melaksanakan kaji cepat, pemantauan, serta pengenalan terhadap warga perihal kesibukan Gunung Merapi. Penduduk yg tinggal di KRB lll mohon menaikkan kewaspadaan, apabila berlangsung pergantian kesibukan yg vital jadi status kesibukan Gunung Merapi dapat selekasnya dibahas kembali, ” jelas Edi.

Seperti yg di ketahui, Merapi kembali erupsi ke tiga kalinya pada Jumat (1/6/2018) jam 21. 00 WIB dengan amplitudo maximum 29 mm serta kolom letusan 1. 000 mtr. tegak lurus. Waktu 56 detik, teramati dari Pos Babadan.