Uber Akan Akuisisi Grab Ada Unek-Unek Dari Para Driver

Jakarta – Akuisisi Uber oleh Grab mengagetkan banyak pihak, dari mulai pengamat usaha hingga beberapa pelanggan yang kebingungan tentang kepastian promo serta saldo.

Pelaksanaan Uber akan tutup di Asia Tenggara, serta beberapa sopir di perusahaan asal Amerika Perkumpulan (AS) itu memperoleh peluang untuk gabung ke Grab.

Nyatanya, tidak semuanya sopir Uber siap untuk gabung dengan perusahaan transportasi on-line asal Singapura itu.

menyatukan info dari sebagian pengemudi Uber di lapangan. Waktu di ajak terlibat perbincangan tentang akuisisi Grab, beberapa sopir nyatanya belum juga seutuhnya percaya untuk geser.

” Grab saingannya banyak, ” tutur Agus, satu diantara pengemudi. Ia sempat juga memperbandingkan tarif dengan Go-Jek yang lebih tinggi.

Ia juga belum juga seutuhnya memberi ketentuan tentang kepindahannya ke Grab.

” Belumlah ada ketentuan, saksikan kelak dua minggu sekali lagi, ” Agus memberikan.

Saat di tanya mengenai ada atau tidaknya instruksi yang mewajibkan beberapa pengemudi geser ke Grab, ia mengakui tak ada hal sekian, serta semua terserah ketentuan semasing.

Sesaat pengemudi beda, Adit, terang-terangan pilih geser ke Go-Jek. ” Mending geser Go-Jek, ” ucapnya.

Satu diantara argumennya, sama juga dengan Agus, dimana persaingan perebutan sopir di Grab sangat banyak.

Ada pula pengemudi yang ingin turut ke Grab, meskipun demikian ia berkata kalau pengalaman di Uber memanglah lebih enak.

” Lebih enak Uber, karna lebih cepat, serta saingan sedikit, ” papar Yoga.

Ia juga berikan perbandingan 1 : 3 pada Grab serta Uber. ” Istilahnya, Grab baru bisa satu, kita (Uber) telah bisa tiga, ” ucapnya.